Ghiboo.com - Ladies, sebaiknya jangan sering menahan lapar. Penelitian terbaru menemukan adanya hubungan antara kelaparan dengan risiko kanker payudara.
Minggu, 30 September 2012
Kelaparan Picu Kanker Payudara
Rabu, 08 Agustus 2012
Minggu, 08 Juli 2012
10 makanan yang ternyata berbahaya
Ternyata 10 makanan yang ternyata berbahaya yang biasa kita konsumsi ini adalah makanan favorit kita
seperti cabai : D
Ketika dikonsumsi sedikit, makanan berikut ini memang tidak mengganggu kesehatan Anda. Tetapi dalam jumlah besar, mereka bisa memberi dampak yang lebih merugikan dari yang Anda kira.
Jamur
Jamur yang tersedia di supermarket seharusnya aman untuk dikonsumsi, tetapi para penggemar jamur perlu berhati-hati karena banyak spesies dapat sangat berbahaya bahkan mematikan.
Sekitar 100 spesies jamur dikabarkan berbahaya bagi manusia, dengan gejala mulai dari sakit kepala hingga kejang bahkan kematian. Pada tahun 2010 sejumlah kecil jamur yang disebut Little White dianggap bertanggungjawab atas kematian sekitar 400 orang di Cina.
seperti cabai : D
Ketika dikonsumsi sedikit, makanan berikut ini memang tidak mengganggu kesehatan Anda. Tetapi dalam jumlah besar, mereka bisa memberi dampak yang lebih merugikan dari yang Anda kira.
Jamur
Jamur yang tersedia di supermarket seharusnya aman untuk dikonsumsi, tetapi para penggemar jamur perlu berhati-hati karena banyak spesies dapat sangat berbahaya bahkan mematikan.Sekitar 100 spesies jamur dikabarkan berbahaya bagi manusia, dengan gejala mulai dari sakit kepala hingga kejang bahkan kematian. Pada tahun 2010 sejumlah kecil jamur yang disebut Little White dianggap bertanggungjawab atas kematian sekitar 400 orang di Cina.
Senin, 05 Maret 2012
Bahaya Kalau Anda Terlalu Lama Duduk
Tak bisa dipungkiri bahwa dengan berkembang pesatnya teknologi,
dimana hampir segala aktifitas bisa dilakukan secara online sehingga
berdampak pada cara hidup/kerja manusia modern yang menjadi
lebih banyak pasif. Pasif dalam artian, ketika di kantor misalnya,
perhatikan saja, pasti lebih banyak duduk di depan komputer.
Terlalu berlama-lama duduk dan tidak banyak bergerak,
menurut penelitian ternyata banyak dampak negatifnya kalau tak disiasati secara cermat.
Ada sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa risiko terlalu lama duduk
akan membuat orang tersebut terserang berbagai penyakit kronis,
dan bahkan potensi kematiannya lebih besar dibandingkan
orang-orang yang masih menyisakan keaktifannya dalam hidupnya.
Anda yang memiliki gaya hidup kurang aktif sebaiknya mulai waspada sejak dini.
Karena hasil penelitian menunjukkan, gaya hidup kurang aktif atau sedentari
dapat meningkatkan risiko mengidap penyakit kronis meskipun Anda telah
meluangkan waktu untuk berolahraga.
“Jika orang-orang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk,
meski telah berolahraga secara rutin, mereka tetap berisiko tinggi terkena penyakit kronis.
Jika mereka mau menambah gerakan dalam rutinitasnya sepanjang hari,
mereka akan merasa lebih baik dan terhindar dari masalah kesehatan,
” ujar John Thyfault, asisten profesor nutrisi dan fisiologi dari Universitas Missouri.
Bahaya Memangku Laptop Pada Kesehatan Kulit
Tak sedikit orang yang terbiasa menggunakan pahanya sebagai pengganti meja untuk menaruh laptop. Meski praktis, waspadai gangguan kulit yang timbul akibat panas yang muncul dari komputer jinjing tersebut.
Meski rasa panas yang berasal dari mesin prosesor laptop tidak menyebabkan kulit terbakar, memangkunya bisa menyebabkan penggelapan warna kulit yang permanen atau disebut juga dengan istilah toasted skin syndrome. Meski jarang, kulit yang terpapar panas dari laptop juga bisa memicu kanker kulit.
Dampak Fatal Memakai Laptop Terlalu Lama Bagi Kesehatan
Zaman sekarang Laptop bukan sesuatu yang berharga lagi. Anak-anak dan remaja menenteng laptop kini menjadi pemandangan biasa. Namun, orangtua disarankan untuk membatasi penggunaan laptop pada orang muda karena bisa berdampak pada pertumbuhan otot dan postur mereka.
Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan tim dari Universitas Boston, terungkap sekitar 50 persen mahasiswa pengguna laptop kerap mengeluhkan rasa nyeri setelah menggunakan komputer selama satu jam. Penelitian dilakukan terhadap 18 juta mahasiswa pada tahun 2008.
Bahaya didepan Komputer Terlalu Lama
Bahaya didepan Komputer Terlalu Lama
Jika Anda terbiasa berada di depan layar komputer selama berjam-jam, berhati-hatilah. Beberapa pakar kecantikan di Inggris mengungkapkan, tanda-tanda penuaan dini terjadi pada hampir semua orang yang menghabiskan terlalu banyak waktu di komputer.
GeniusBeauty mewartakan, Jumat� (13/5), ketegangan ekspresi wajah dan radiasi layar komputer dapat mempengaruhi munculnya garis-garis halus pada wajah.
Bahaya Radiasi Handphone
Dewasa ini perkembangan dan kemajuan teknologi sungguh terlihat sangat mengakar dalam menunjang aktivitas kita sehari-harinya. Salah satunya adalah kemajuan teknologi komunikasi dalam mengirim dan menerima informasi. Kebutuhan untuk menggunakan kemajuan teknologi komunikasi mungkin sudah menjadi suatu kebutuhan pokok bagi kita yang hidup di style-era modern seperti sekarang ini.
Benarkah Radiasi Laptop Berbahaya?
Jika dibandingkan dengan layar monitor PC, layar laptop menghasilkan radiasi yang jauh lebih sedikit. Akan tetapi, “jauh lebih sedikit” tidak sama dengan “tidak ada”. Sebabnya banyak piranti elektronik di rumah kita yang menghasilkan radiasi dengan kadar tertentu, mulai dari televisi, DVD player, dan tentu saja telpon genggam. Piranti-piranti ini semua seakan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari kita sehingga hampir tidak mungkin membayangkan hidup tanpanya.
Risiko untuk mengalami masalah kesehatan akibat keterpaparan radiasi meningkat dramatis apabila kita menghabiskan banyak waktu di dekat radiasi ini dan khususnya ketika menggunakan teknologi nirbakel (wireless), seperti banyak diantara kita yang lakukan ketika menggunakan laptop. Kekhawatiran utama dengan laptop adalah bahwa seringkali laptop diletakkan di atas paha, yang mana sangat dekat dengan organ reproduksi sehingga sangat logis jika hal tersebut dikatakan dapat mengganggu kesuburan dan menyebabkan kanker. Kedengarannya cukup mengerikan bukan?
Langganan:
Postingan (Atom)




